Halaman

Walaupn Hidup 1000 th. Klau x Smbahyang Apa Gnanya

Walaupn Hidup 1000 tahun klu x sembahyang apa gnanya
Showing posts with label Demam. Show all posts
Showing posts with label Demam. Show all posts

30.12.14

Tips Kepada Mangsa Banjir Berkaitan Barangan Elektrik Dan Elektronik Yang Terendam Banjir



Ini juga adalah dari pengalaman saya menjadi mangsa banjir besar di Jitra Kedah pada tahun 2005.


Bila banjir surut, anda masuk rumah dan anda dapati TV, peti ais, mesin basuh, table fan, peralatan letrik dapor dan lain-lain perkakas letrik termasuk PC atau laptop berselerak lintang pukang macam sampah... jangan ingat itu semua dah jadi sampah yang perlu dikutip buang.

Ingatlah komponen barangan letrik itu bukanlah diperbuat daripada garam atau gula yang melarut bila kena air... ia sebenarnya diperbuat dari plastik dan logam yang tidak terjejas sikit pun bila kena air jika tiada arus letrik mengalir pada saat ia tenggelam dlm air. So berkemungkinan besar tak ada apa yang rosak pada peralatan2 itu. Cuma ia nampak kotor kerana diselaputi lumpor.
Apa harus anda buat ......

1. JANGAN SEKALI2 CUBA MENGHIDUPKAN UNTUK TEST IA MASIH OK ATAU TIDAK.

2. Kumpul semua peralatan letrik, kemudian tembak air untuk membersihkan lumpur disetiap bahagian.

3. Buka back cover atau sebarang penutup yang boleh dibuka sehingga menampakan komponen dlm peralatan, kemudian tembak air untuk membersihkan lumpur.
JANGAN MEMBERUS, JIKA PERLU GUNA BERUS CAT UNTUK MENYENTAL LUMPOR YG DEGIL

4. Bila dah rasa cukup bersih, jemur tengah panas 2-3 hari sehingga puas hati tiada air atau kelembapan pada komponen dalamnya.

5. Jika ada hair dryer tiupkan udara panas kebahagian yang sulit supaya betul2 kering.

6. Pasangkan balik back cover atau penutup.

7. Hidupkan untuk test OK atau TIDAK.

Percaya atau tidak sehingga hari ini saya masih menggunakan TV, peti sejuk, mesin basuh, kipas meja dan beberapa peralatan letrik yang tenggelam masa banjir tahun 2005. Kira2 90% barangan letrik yang tenggelam banjir dapat digunakan semula oleh saya dan keluarga.

YANG PENTING SABAR & TABAH MENGENDALI KERJA BAIK PULIH PERALATAN LETRIK YANG SEBENARNYA TIDAK ROSAK PUN KERANA BANJIR.

Untuk membantu mangsa2 banjir supaya mereka dapat mengurangkan belanja membeli peralatan letrik yang baru... TOLONG C&P POSTING INI DAN FORWARD KEPADA RAKAN/KENALAN YANG JADI MANGSA BANJIR.

Mudah2an kita membantu ......



Oleh: saiful nang

5.7.13

Tangan Repair Body Sendiri.... Biar Betul !


Yang ana selalu baca tapak kaki je.... tangan pun sama.... Subhanallah !

4.4.13

Conversation Between Professor & Student!


Professor : You are a Muslim, aren’t you, son ?

Student : Yes, sir.

Professor: So, you believe in GOD ?

Student : Absolutely, sir.

Professor : Is GOD good ?

Student : Sure.

Professor: Is GOD all powerful ?

Student : Yes.

Professor: My brother died of cancer even though he prayed to GOD to heal him. Most of us would attempt to help others who are ill. But GOD didn’t. How is this GOD good then? Hmm?

(Student was silent.)

Professor: You can’t answer, can you ? Let’s start again, young fella. Is GOD good?

Student : Yes.

Professor: Is satan good ?

Student : No.

Professor: Where does satan come from ?

Student : From … GOD …

Professor: That’s right. Tell me son, is there evil in this world?

Student : Yes.

Professor: Evil is everywhere, isn’t it ? And GOD did make everything. Correct?

Student : Yes.

Professor: So who created evil ?

(Student did not answer.)

Professor: Is there sickness? Immorality? Hatred? Ugliness? All these terrible things exist in the world, don’t they?

Student : Yes, sir.

Professor: So, who created them ?

(Student had no answer.)

Professor: Science says you have 5 Senses you use to identify and observe the world around you. Tell me, son, have you ever seen GOD?

Student : No, sir.

Professor: Tell us if you have ever heard your GOD?

Student : No , sir.

Professor: Have you ever felt your GOD, tasted your GOD, smelt your GOD? Have you ever had any sensory perception of GOD for that matter?

Student : No, sir. I’m afraid I haven’t.

Professor: Yet you still believe in Him?

Student : Yes.

Professor : According to Empirical, Testable, Demonstrable Protocol, Science says your GOD doesn’t exist. What do you say to that, son?

Student : Nothing. I only have my faith.

Professor: Yes, faith. And that is the problem Science has.

Student : Professor, is there such a thing as heat?

Professor: Yes.

Student : And is there such a thing as cold?

Professor: Yes.

Student : No, sir. There isn’t.

(The lecture theater became very quiet with this turn of events.)

Student : Sir, you can have lots of heat, even more heat, superheat, mega heat, white heat, a little heat or no heat. But we don’t have anything called cold. We can hit 458 degrees below zero which is no heat, but we can’t go any further after that. There is no such thing as cold. Cold is only a word we use to describe the absence of heat. We cannot measure cold. Heat is energy. Cold is not the opposite of heat, sir, just the absence of it.

(There was pin-drop silence in the lecture theater.)

Student : What about darkness, Professor? Is there such a thing as darkness?

Professor: Yes. What is night if there isn’t darkness?

Student : You’re wrong again, sir. Darkness is the absence of something. You can have low light, normal light, bright light, flashing light. But if you have no light constantly, you have nothing and its called darkness, isn’t it? In reality, darkness isn’t. If it is, well you would be able to make darkness darker, wouldn’t you?

Professor: So what is the point you are making, young man ?

Student : Sir, my point is your philosophical premise is flawed.

Professor: Flawed ? Can you explain how?

Student : Sir, you are working on the premise of duality. You argue there is life and then there is death, a good GOD and a bad GOD. You are viewing the concept of GOD as something finite, something we can measure. Sir, Science can’t even explain a thought. It uses electricity and magnetism, but has never seen, much less fully understood either one. To view death as the opposite of life is to be ignorant of the fact that death cannot exist as a substantive thing.

Death is not the opposite of life: just the absence of it. Now tell me, Professor, do you teach your students that they evolved from a monkey?

Professor: If you are referring to the natural evolutionary process, yes, of course, I do.

Student : Have you ever observed evolution with your own eyes, sir?

(The Professor shook his head with a smile, beginning to realize where the argument was going.)

Student : Since no one has ever observed the process of evolution at work and cannot even prove that this process is an on-going endeavor. Are you not teaching your opinion, sir? Are you not a scientist but a preacher?

(The class was in uproar.)

Student : Is there anyone in the class who has ever seen the Professor’s brain?

(The class broke out into laughter. )

Student : Is there anyone here who has ever heard the Professor’s brain, felt it, touched or smelt it? No one appears to have done so. So, according to the established Rules of Empirical, Stable, Demonstrable Protocol, Science says that you have no brain, sir. With all due respect, sir, how do we then trust your lectures, sir?

(The room was silent. The Professor stared at the student, his face unfathomable.)

Professor: I guess you’ll have to take them on faith, son.

Student : That is it sir … Exactly ! The link between man & GOD is FAITH. That is all that keeps things alive and moving.

I believe you have enjoyed the conversation. ;-)

5.4.12

10 Golongan Yang Diusir Dari Padang Mahsyar

1. Mereka diusir berupa kera. Mereka adalah manusia yang suka mengadudomba.

2. Mereka diusir berupa babi. Mereka adalah manusia yang suka memakan barang yang haram.

3. Mereka dihalau dalam keadana terbalik kaki di atas dan kepala di bawah. Mereka adalah dari golongan yang suka berdusta.

4. Mereka dihalau dalam keadaan bisu dan pekak serta tidak berakal. Mereka adalah dari golongan yang riak bangga diri dan sombong.

5. Mereka dihalau dalam keadaan menguyah lidah sendiri sedang lidahnya itu menjulur ke bawah sampai ke dadanya dan dari mulutnya keluar nanah yang menjijikkan. Mereka adalah ahli pidato yang ucapannya berlainan dengan perilakunya.

6. Mereka dihalau dalam keadaan tersalib di pohon kurma dari neraka. Mereka adalah manusia yang berusaha mengajak orang ramai untuk menyokong pemimpin yang tidak jujur.

7. Mereka dihalau dalam keadaan terpotong tangan dan kakinya. Mereka adalah orang-orang yang mengganggu jiran-jiran.

8. mereka dihalau dalam keadaan buta. Mereka adalah dari golongan yang curang dalam menetapkan hukum

9. Mereka dihalau dalam keadaan busuknya lebih busuk daripada bau bangkai. Mereka adalah orang yang gemar melepaskan nafsu syahwat dan menolak perkara wajib seperti zakat, puasa, solat, ... tidak menjalankan kerja dakwah dan sebagainya.

10. Mereka dikumpulkan dalam keadaan memakai pakaian besi yang panas. Mereka ini adalah manusia yg syirik kepada Allah swt.

16.1.12

Examples Of Stupid Questions People Ask… (Geli-Geli)


1. When people c u lying down, wid ur eyes closd dy still ask:- r u sleepin?

No! Em trainin 2 die.


 
2. When It's rainin & some1 notices u goin out, dy ask: - r u going out in dis rain?

No,in the next 1.


 
3. Ur friend calls ur home fone:- Where r u?

At de bus stop!


 
4. Dey see u wet comin 4m de bathroom:- Did u just hav a bath?

No, I fell in de toilet bowl !


 
5. U r standin rite in front of de elevator on the ground floor & dey ask:- Goin up?

No, no, em waitin 4 my apartmnt 2 come down & get me.


 
6. U bring a bunch of flowers 4 ur sweet heart. & dey ask:- r dose Fl.wers?

No baby! Dey r Carrots.


 
7. U'r on the queue 2 buy tickets de cinema, a friend saw u & ask:- wat r u doin here?

Em here 2 pay my uni fee..!


 
heeee…. heeee…. heeee....

25.12.11

Susuk : Ancaman Azab


Mengikut kamus Dewan Bahasa dan Pustaka, susuk merujuk kepada jarum emas dan lain-lain logam yang dimasukkan ke dalam badan supaya seseorang itu kelihatan manis atau berseri.
 
"Jika kita lihat, susuk ini ada beberapa kategori iaitu susuk jenis logam seperti emas, perak dan raksa. Ada juga susuk jenis galian seperti berlian dan jenis organik seperti susu dan air biasa."
 
"Tapi selalunya susuk yang popular ialah susuk logam seperti susuk emas, perak dan besi. Cara pemakaian kesemua jenis susuk ini sama dengan tujuan selalunya untuk kecantikan," kata Abdul Rahman Hamat, 35, yang merupakan seorang pengamal perubatan Islam.
 
Ungkap Abdul Rahman lagi, selain kecantikan seseorang itu memakai susuk untuk kekebalan, kekuatan, ilmu penunduk, keberanian malah, ada juga yang memakai susuk di kemaluan untuk kekuatan nafsu syahwat.
 
Walaupun ada antara kita tahu bahawa susuk dilarang dalam Islam namun, masih ada yang khilaf mengenainya kerana terlalu mengikut nafsu duniawi untuk cantik. Lebih menyedihkan ada yang percaya susuk boleh dipakai selepas bertemu dengan bomoh yang menggunakan potongan ayat al-Quran sedangkan hakikatnya ia hanyalah untuk menutup ilmu hitam mereka.
 
"Benda-benda sebegini syirik semuanya walaupun menggunakan ayat al-Quran. Kaedah memasukkan susuk ayat ini dilakukan dengan membacakan beberapa potong ayat al-Quran beberapa ribu kali pada air kemudian dibasuhkan pada muka, ia seolah-olah memasukkan susuk tersebut ke dalam wajah," katanya.
 
Tambahnya, antara ayat-ayat yang biasa digunakan untuk susuk ayat ialah Surah Yusuf, ayat 4 yang dibacakan sebanyak 4,444 kali untuk kecantikan, manakala untuk tujuan kuat atau kebal pula dibacakan Surah Al-Hadid sebanyak 1,000 kali.
 
"Semua ini amalan syaitan walaupun dengan menggunakan ayat al-Quran. Susuk diharamkan kerana dua perkara iaitu ada unsur penipuan yang dipanggil gharar dan ada unsur mengubah ciptaan Tuhan walaupun dengan mata kasar kita tidak dapat lihat fizikalnya berubah."
 
"Orang yang banyak membaca al-Quran, mukanya akan nampak berseri disebabkan amalan tersebut dan ia berbeza dengan susuk ayat kerana susuk ayat mempunyai bacaan ayat-ayat khusus untuk mencantikkan diri dan ini dilarang Islam disebabkan ada pendustaan serta gharar," katanya.
 
Ditanya sama ada susuk yang dimasukkan itu sekadar material sahaja atau mempunyai 'penjaganya', Abdul Rahman memberitahu bahawa pemakaian susuk itu adalah sesuatu yang berbentuk pemujaan.
 
"Ia akan menyeru jin-jin yang akan berdamping dengan si pemakai. Jin inilah yang akan mengubah wajah secara spiritual bentuk wajah."
 
"Orang bukan tengok wajah si pemakai tetapi, melihat jin yang berada di sekitar kawasan muka si pemakai kerana jin mampu mengubah bentuk seseorang," jelasnya sambil memberitahu susuk merupakan sihir mata dan biasanya si pemakainya tergolong dalam orang yang melakukan maksiat.
 
Menurutnya, susuk merupakan amalan sihir yang dipelopor pada zaman Firaun atau lebih tepat ia mula tercipta pada zaman kerajaan Firaun lagi.
 
"Apabila turunnya ayat sihir di Babylon, orang Yahudi mengambil ayat-ayat sihir itu untuk dijadikan amalan. Maka, amalan-amalan sihir ini dipelajari oleh orang Firaun apabila orang Israel pergi ke Mesir."
 
"Ia berlaku sejak zaman Nabi Sulaiman lagi. Jenis susuknya sama, cuma amalan susuk ini disesuaikan di setiap generasi. Contohnya, pengamalan dan bahan yang digunakan sama tetapi, disesuaikan dengan keadaan semasa serta tujuannya."
 
Walaupun susuk dipakai untuk pelbagai tujuan namun, ia paling kerap disinonimkan dengan kecantikan atau sebagai pemikat.
 
Kemaluan bernanah
 
Seorang lagi pengamal perubatan Islam, Shamsuri Shafie memberitahu, susuk dipakai oleh lelaki dan wanita tetapi selalunya menjadi amalan kaum wanita.
 
"Ada seorang wanita mengaku memakai susuk untuk tujuan kecantikan. Dia memakainya di kening dan pipi menyebabkan ramai lelaki tergila-gilakannya walaupun rupanya tidak secantik mana pun."
 
"Apabila sudah meningkat usia dan menopaus, sendi-sendinya mula bengkak dan dia sukar untuk tidur malam akibat gangguan," katanya.
 
Ceritanya, ada seorang wanita berusia dalam lingkungan usia 60-an mengalami kesukaran untuk tidur selama empat tahun, sakit sendi hingga keluar ulat.
 
Apabila ditanya, wanita tersebut mengaku bahawa dia memakai 10 susuk di seluruh bahagian badannya antaranya di kemaluan, buah dada, lengan, betis dan bibir.
 
"Cerita wanita tersebut kepada saya, walaupun pada usia 50 tahun ramai yang tergila-gilakannya. Apabila putus haid pada usia 55 tahun, badannya mula rasa sakit-sakit dan mengalami pelbagai masalah selain kemaluannya bernanah."
 
"Sebaik sahaja susuk dikeluarkan mukanya mula berkedut," ujarnya.
 
Menceritakan lebih lanjut mengenai pantang larang pemakai susuk, Shamsuri mengakui memang terdapat syarat-syarat tertentu yang perlu diikuti oleh si pemakai.
 
"Kebiasaannya, mereka yang memakai susuk ini tidak boleh lalu di bawah ampaian besi bukannya ampaian tali. Selain itu, mereka juga tidak boleh memakan pisang emas, sate dan makanan bercucuk yang lain."
 
"Air zam-zam juga tidak boleh diminum oleh mereka. Jika pantang larang dilanggar muka mereka akan bernanah. Ada seorang wanita yang terlupa akan pantang larang tersebut menyebabkan kemaluannya bernanah selama dua tahun selain darah haid tidak putus-putus keluar selama empat tahun," katanya.
 
Setiap perbuatan pasti ada akibatnya dan penggunaan susuk tidak terkecuali. Mereka yang memakai susuk berhadapan dengan saat azab sewaktu berdepan dengan sakaratulmaut malah, fizikalnya akan sakit jika melanggar pantang larang yang perlu dipatuhi.

15.12.11

Wireless (Geli-Geli)

"it is a big freaky with this wireless technology"

14.12.11

Malaikat Maut Mengintai Kita 70 Kali Sehari

Memang tiada siapa pun dapat menduga bila saat kematian mereka akan tiba. Sebab itu ramai yang masih leka dan tiada persediaan ‘menanti’ saat kematian mereka.

Allah berfirman yang bermaksud: “Setiap yang hidup akan merasai mati, dan Kami menguji kamu dengan kesusahan dan kesenangan sebagai cubaan; dan kepada Kamilah kamu akan kembali.” (Surah al-Anbiyak ayat 35)

Tahukah kita bahawa malaikat maut sentiasa merenung serta melihat wajah seseorang itu 70 kali dalam sehari?
Andainya manusia sedar hakikat itu, nescaya mereka tidak lalai mengingati mati.
 
Oleh kerana malaikat maut adalah makhluk ghaib, manusia tidak dapat melihat kehadirannya, sebab itu manusia tidak menyedari apa yang dilakukan malaikat Izrail.
 
Hadis Nabi s.a.w yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas r.a bahawa Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud:

“Bahawa malaikat maut memerhati wajah manusia dimuka bumi ini 70 kali dalam sehari. Ketika Izrail datang merenung wajah seseorang, didapati orang itu ada yang gelak-ketawa.
 
Maka berkata Izrail:

‘Alangkah hairannya aku melihat orang ini, sedangkan aku diutus oleh Allah untuk mencabut nyawanya, tetapi dia masih berseronok-seronok dan bergelak ketawa.’”Justeru, tidak hairanlah, jika ramai manusia yang masih mampu lagi bergelak sakan dan bersenang-lenang seolah mereka tiada masalah yang perlu difikirkan dalam hidup. Takdirnya esok hari terakhir Allah ‘pinjamkan’ nyawa kepada kita untuk bernafas di muka bumi ini adakah kita sudah cukup bekalan bagi menghadapi dua fasa berikutnya iaitu alam barzakh dan alam akhirat?
 
Tiada seorang pun di dunia ini dapat menggambarkan bagaimana perasaan dan pengalaman mereka menghadapi saat kematian. Ajal tidak mengenal sesiapa sama ada mereka itu tua, muda, sihat, kaya atau miskin.
 
Rasulullah s.a.w juga menjelaskan dalam hadisnya bahawa kesakitan ketika hampir mati itu seperti ditetak 100 kali dengan pedang tajam atau seperti dikoyak kulitnya dari daging ketika hidup-hidup.
 
Bayangkanlah betapa sakit dan dahsyatnya saat menghadapi kematian. Kalau hendak diikutkan siapa yang hendak nyawanya dicabut dalam keadaan yang amat menyeksakan.
 
Maka amat beruntunglah sesiapa yang matinya dalam keadaan khusnul khatimah (kebajikan).
 
Salman Al-Farisi meriwayatkan hadis Nabi s.a.w yang bermaksud:

“Perhatikanlah tiga perkara kepada orang yang sudah hampir mati itu.
Pertama: berpeluh pada pelipis pipinya;
kedua: berlinang air matanya dan
ketiga: lubang hidungnya kembang kempis.
 
“Manakala jika ia mengeruh seperti tercekik, air mukanya nampak gelap dan keruh dan mulutnya berbuih, menandakan menandakan azab Allah sedang menimpa dia.” (Hadis riwayat Abdullah, al-Hakim dan at-Tarmizi)
 

Kematian ‘menjemput’ manusia secara perlahan-lahan atau beransur-ansur mulai daripada jasad, hujung kaki kemudian ke paha.
 
Bagi orang kafir pula, apabila nyawanya hendak dicabut Izrail, wajahnya akan menjadi gelap dan keruh dan dia mengeruh seperti binatang yang disembelih.
 
Itu pula tanda azab yang diterimanya disebabkan dosa dan kekufuran mereka.
 
Al-Qamah bin Abdullah meriwayatkan hadis Rasulullah s.a.w yang bermaksud:

“Bahawa roh orang mukmin akan ditarik oleh Izrail dari jasadnya dengan perlahan-lahan dan bersopan sementara roh orang kafir pula akan direntap dengan kasar oleh malaikat maut bagaikan mencabut nyawa seekor khimar.”
 
Allah juga turut menimpakan seorang Muslim yang berdosa itu dengan kekasaran ketika mereka menghembuskan nafasnya yang terakhir sebagai kaffarah dosanya.
 
Mungkin ada juga orang kafir yang mati dalam ketenangan mungkin kerana ketika hidupnya dia berbuat kebajikan dan itu adalah balasan terhadapnya kerana setiap kebajikan pasti akan dibalas.
 
Tetapi kerana tidak beriman, ia tidak menjadi pahala kebajikan dan kekufurannya tetap diazab pada hari akhirat kelak.
 
Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud:

“Apabila telah sampai ajal seseorang itu maka akan masuklah satu kumpulan malaikat ke dalam lubang-lubang kecil dalam badan dan kemudian mereka menarik rohnya melalui kedua-dua telapak kakinya sehingga sampai ke lutut.
 
“Setelah itu datang pula sekumpulan malaikat yang lain masuk menarik roh dari lutut hingga sampai ke perut dan kemudiannya mereka keluar. Datang lagi satu kumpulan malaikat yang lain masuk dan menarik rohnya dari perut hingga sampai ke dada dan kemudiannya mereka keluar.

“Dan akhir sekali datang lagi satu kumpulan malaikat masuk dan menarik roh dari dadanya hingga sampai ke kerongkong dan itulah yang dikatakan saat nazak orang itu.”
 
Malaikat Izrail menjalankan arahan Allah s.w.t dengan sempurna. Dia tidak diutuskan hanya untuk mencabut roh orang sakit saja ataupun roh orang yang mendapat kecelakaan dan malapetaka.
 
Kematian mungkin berlaku kerana sebab bencana seperti gempa bumi, banjir, kebakaran dan ada juga yang matinya disebabkan kemalangan, diserang penyakit berbahaya seperti kanser, jantung, Aids, denggi dan taun.
 
Seorang yang sedang sakit tenat, menjadi rahmat yang tinggi nilainya kerana Allah masih memberi peluang supaya mereka sedar akan kesilapan yang mereka lakukan selama hidup di dunia.
 
Maka waktu itu mereka masih berpeluang bertaubat dari dosa dan kesilapan. Begitu juga halnya dengan orang mati mengejut disebabkan kemalangan. Ia memberi pengajaran dan peringatan kepada mereka yang masih hidup supaya berhati-hati dan tidak lalai berusaha untuk memperbaiki diri.
 
Justeru, bagi mereka yang masih diberikan nikmat kehidupan perlu sentiasa mengambil iktibar terhadap segala yang berlaku. Allah menjadikan sebab kematian itu bagi memenuhi janji-Nya kepada malaikat maut.
 
Saidina Abbas meriwayatkan dalam sebuah hadis antara lain menerangkan malaikat Izrail berasa sedih apabila ditugaskan mencabut roh makhluk bernyawa.
 

Ini kerana antara makhluk bernyawa itu adalah termasuk manusia yang terdiri daripada kekasih Allah iaitu Rasul, Nabi, Wali dan orang soleh.
 
Malaikat maut mengadu kepada Allah betapa dirinya tidak disenangi keturunan Adam a.s. Dia mungkin dicemuh kerana mencabut roh manusia yang mana menyebabkan orang berduka cita akibat kehilangan orang tersayang dalam hidup mereka.
 
Justeru, jika seseorang Muslim itu meninggal dunia, beberapa langkah penting perlu dilakukan seperti menempatkan jenazah di tempat yang sesuai sebagai menghormatinya,

Sunat meletakkan keadaan kakinya menghala ke arah kiblat, tanggalkan pakaian berjahit, tutupkan jenazah dengan sehelai kain nipis ke atas seluruh jasadnya, rapatkan kedua-dua belah matanya dan mulutnya, letakkan kedua-dua tangan jenazah di atas dadanya sebagaimana dalam keadaan qiam (berdiri) ketika solat, letakkan sesuatu yang sederhana berat di atas perutnya seperti gunting dan pisau serta sunat bagi yang hidup mencium jenazah.
 
Umat Islam dilarang mengaitkan kematian seorang Muslim itu dengan tanda tertentu. Itulah yang menyebabkan umat Islam semakin mundur kerana terlalu banyak mempercayai perkara khurafat dan tahyul.
 
Jika ada kematian seperti kemalangan contohnya kita ditegah untuk bertanya kepada waris apakah perbuatan ganjil yang dilakukan sebelum kematiannya.Tiada siapa pun dapat mengelak daripada mati melainkan Allah dan kematian tetap akan datang tepat pada masanya.
 
Apabila sampai ajal seseorang, umat Islam digalakkan memberi nasihat kepada keluarga si mati supaya bertenang dan banyakkan bersabar.
 
Islam menegah amalan keterlaluan seperti menjerit dan meratapi kematian. Mereka yang masih hidup peluang perlu dimanfaatkan dengan memperbaiki keadaan diri yang ternyata banyak melakukan kesilapan dan kesalahan.
 
Tiada daya atau usaha yang boleh menyelamatkan kita daripada kematian. Kematian menjadikan hati manusia menjadi sedih serta berpisah dengan keluarga tercinta. Hanya amalan soleh saja akan membawa kita bertemu Allah S.W.T.

4.12.11

Jangan Tahan Kencing


Sekali pun terpaksa menghadiri mesyuarat penting atau memandu untuk jarak yang jauh, menahan air kencing bukanlah satu tindakan yang bijak. Air yang ditahan itu hakikatnya kotoran beracun yang perlu dikeluarkan daripada badan.

Menurut Pakar Urologi, Kesihatan Lelaki dan Pembedahan Robotik, Pusat Perubatan Prince Court, Datuk Dr. Sahabudin Raja Mohamed, menahan diri daripada membuang air kecil akan memberi kesan negatif kepada kesihatan.

Namun, perkara itu mempunyai kesan yang berbeza mengikut jantina dan usia.

“Kanak-kanak yang menahan kencing terlalu lama boleh menyebabkan masalah besar. Tidak kira lelaki mahupun perempuan, ia boleh meningkatkan kejadian jangkitan saluran kencing.

“Dalam kes yang lebih buruk, ia akan mengakibatkan inkontinens iaitumasalah hilang kawalan untuk menahan kencing,” kata Sahabudin.

Masalah itu menyebabkan penghidap tidak mampu menahan kencing daripada terkeluar sendiri terutamanya ketika batuk, bersin atau meneran.

Seseorang juga sukar untuk menahan kencing sehingga dia boleh terkencing di mana-mana sahaja sebelum sempat pergi ke tandas.

Antara tanda-tanda seseorang itu mendapat masalah inkontinens adalah sering berasa tidak puas ketika membuang air kecil atau aliran air kencing yang lemah.

Masalah itu boleh terjadi kepada mereka yang mengalami kerosakan ginjal, uretra yang tersumbat ataupun kerosakan saraf akibat diabetes.

Dalam pada itu, Sahabudin menjelaskan, membuang air kecil sebanyak di antara lima hingga enam kali sehari merupakan situasi yang normal.

Namun, mereka yang membuang air kecil melebihi lapan kali sehari menunjukkan keadaan yang sebaliknya.

“Kencing kurang daripada lapan kali sehari merupakan keadaan yang normal. Urin mereka akan berwarna jernih seperti air paip,” ujarnya.

 
Pundi kencing yang berfungsi secara normal ditunjukkan apabila seseorang membuang air kecil dalam tempoh tiga hingga empat jam sekali iaitu tidak lebih lapan kali sehari.

Mereka yang normal akan membuang air kecil hanya sekali pada waktu malam.

Jelas Sahabudin lagi, mengurangkan minum air masak bagi mengelakkan seseorang itu kerap ke tandas adalah satu tindakan yang salah.

Mereka tidak seharusnya mengurangkan pengambilan air kerana bahan tersebut penting kepada tubuh bagi mengelakkan dehidrasi.

“Jangan mengurangkan kuantiti air yang diminum. Sebaliknya pergilah berjumpa dengan doktor untuk mengatasi masalah itu.

“Jika terdapat jangkitan, pesakit perlu dirawat terutamanya mereka yang mengalami pundi kencing terlalu aktif,” katanya lagi.

Antara tanda kencing terlalu aktif adalah sukar menahan kencing, kencing tidak puas, pergi ke tandas melebihi 10 kali sehari dan berlaku kebocoran jika menahannya.

Masalah ini boleh terjadi lebih kerap dalam kalangan wanita muda. Seseorang yang menghadapi masalah ini akan membuang air lebih daripada 10 kali sehari serta tidak dapat menahan kencing.

Antara kaedah yang boleh digunakan untuk mengatasi masalah itu adalah senaman otot untuk mengawal kencing, latihan pundi kencing dan penggunaan ubatan.

Jelas Sahabudin, masalah tersebut sering berlaku akibat kesibukan kerja yang mengundang masalah malas ke tandas selain ketiadaan kemudahan tandas yang bersih.

Sementara itu, melakukan aktiviti seperti memandu sambil menahan air kencing boleh mengundang bahaya. Perbuatan menahan kencing didapati mempunyai kesan yang sama dengan keracunan alkohol atau tidak tidur selama 24 jam secara berterusan.

“Apabila manusia sampai kepada titik kesakitan, mereka tidak mampu berfikir dan membuat keputusan lagi. Ia sama seperti mabuk,” kata profesor neurologi di Universiti Brown di Providence, Pulau Rhode, Amerika Syarikat (AS), Peter Snyder.

Kajian Synder bersama kumpulan penyelidiknya itu memenangi kategori perubatan anugerah Ig Nobel anjuran majalah Annals of Improbable Research (AIR) di AS baru-baru ini. Ig Nobel memberikan anugerah untuk pelbagai kajian yang dianggap melucukan tetapi kemudian membuatkan orang mula berfikir.

2.12.11

10 Tips Kurangkan Stress


Kita adalah sebaik-baik makhluk ciptaan Allah, namun kita masih tidak terlepas daripada menghadapi tekanan ketika bekerja. Pelbagai tekanan yang dihadapi menyebabkan hati menjadi runsing dan semua kerja tidak akan terlaksana.

Tidak mustahil bagi individu yang berhadapan dengan masalah ini akan terbawa-bawa ke rumah hingga anak-anak pula menjadi mangsa. Namun, hati akan menjadi tenang sekiranya kita kembali kepada Allah. Apa jua yang dilakukan mestilah berdasarkan kepada Al-Quran dan Al-Sunnah disertai dengan niat yang ikhlas semata-mata untuk mendapat keredhaan Allah.
 
Terdapat beberapa tips yang kita boleh amalkan bertujuan mengurangkan tekanan hidup. Antaranya ialah :
 
1) Biasakan diri berada dalam keadaan berwuduk
 
Jiwa kita akan menjadi tenang jika kita membiasakan diri mengambil wuduk sebelum melakukan pekerjaan. Kerja yang susah akan menjadi senang dan mudah diselesaikan. Para pelajar misalnya, disarankan agar membiasakan diri mengambil wuduk sebelum mengulang kaji pelajaran agar apa yang dibaca akan mudah diingati.
 
2) Perbanyakkan membaca Al-Qur’an
 
Ganjaran yang besar akan diberikan Allah bagi sesiapa yang membaca Al-Quran walaupun satu ayat. Waktu yang sesuai bagi kita untuk membaca Al-Quran ialah selepas solat lima waktu dan waktu-waktu lain seperti ketika berehat dan sebelum tidur. Oleh itu, jadikanlah Al-Quran sebagai teman paling akrab pada sepanjang waktu.
 
3) Banyakkan Solat Sunat
 
Sebagai makhluk paling mulia di sisi Allah, kita disuruh membanyakkan amal ibadat kita sehari-hari. Antaranya, dengan mendirikan solat sunat. Solat sunat hajat, solat sunat taubat, solat sunat tasbih adalah antara pelbagai solat sunat yang terdapat dalam Islam. Kita bangun pada sepertiga malam dan mendirikan solat-solat sunat tersebut agar beroleh ketenangan dan kekuatan daripada Allah.
 
4) Selalu berdoa kepada Allah
 
Allah telah berpesan iaitu jangan menyembah selain daripada-Nya. Ini bererti kita disuruh berdoa hanya kepada Allah yang Maha Esa dan dilakukan secara berterusan. Waktu-waktu mustajab berdoa adalah pada malam Jumaat, tengah malam, pagi sebelum waktu Subuh, malam hari raya, ketika waktu azan dan iqamah.

Insya-Allah, Allah akan memakbulkan doa setiap hamba-Nya yang benar-benar ikhlas. Namun, kita perlulah sedar bahawa sebarang rezeki tidak akan datang bergolek sekiranya tanpa usaha yang bersungguh-sungguh. Maka kita perlulah berusaha supaya mencapai sesuatu di samping berdoa hanya kepada Allah yang Esa.
 
5) Bersangka baik dengan Allah
 
Kita sebagai manusia biasanya tidak akan terlepas daripada berhadapan dengan ujian dalam hidup. Semuanya itu adalah ujian daripada Allah yang Berkuasa bertujuan menguji keimanan kita sebagai hamba Allah. Oleh itu, kita mestilah bersangka baik dengan Allah dan janganlah menyalahkan- Nya jika terjadi sesuatu ke atas diri kita. Kita juga mesti percaya bahawa tentu ada hikmah di sebalik kejadian itu.
 
6) Lakukan kegiatan luar seperti bersukan
 
Orang ramai selalu berkata bahawa badan yang cerdas akan membentuk otak yang cergas. Segala tekanan sewaktu bekerja akan dilupakan apabila kita melakukan aktiviti-aktiviti luar yang dapat menyihatkan tubuh badan seperti bersukan. Situasi akan menjadi lebih menggembirakan jika kita meluangkan masa membawa keluarga pergi beriadah. Ikatan kekeluargaan juga akan bertambah erat dan kukuh.
 
7) Amal diet dengan disiplin yang kuat
 
Pengambilan makanan yang berlebihan dan tidak seimbang juga merupakan salah satu faktor tekanan sewaktu bekerja. Oleh itu, cara untuk mengurangkan tekanan adalah mengamalkan diet dengan disiplin yang kuat. Diet yang tidak terkawal akan menyebabkan kegemukan dan menimbulkan penyakit kronik yang lain seperti lemah jantung, darah tinggi, kencing manis.
 
8) Menangis dengan sepuas hati
 
Tekanan yang dihadapi sekiranya melibatkan individu yang lain dapat diredakan melalui luahan hati kita dengan menuliskan rasa ketidakpuasan hati kita itu dalam sehelai kertas. Sikap cuba menyimpan perasaan tersebut dalam hati boleh menyebabkan diri merana.

“Luaran lain hati lain” ada sesetengah individu apabila mereka mengalami sesuatu tekanan, mereka seolah-olah tidak menunjukkan permasalahan mereka itu. Sebagai contoh, bila dilihat bersama rakan-rakan tetapi dalam hatinya hanya Allah yang Maha mengurangkan tekanan yang dihadapi di tempat kerja.
 
9) Hargai kebolehan diri sendiri
 
Kita perlu mempunyai satu sikap yang dipanggil yakin diri. Apabila kita mempunyai keyakinan diri, maka kita tidak akan mempunyai masalah untuk melakukan sesuatu pekerjaan yang disuruh oleh pihak lain sewaktu bekerja. Kita yakin bahawa kita boleh melakukan kerja yang disuruh dengan mudah dan tiada sebarang masalah yang dihadapi. Apa yang penting ialah, kita mesti menghargai kebolehan diri sendiri dan memulakan hidup dengan lebih ceria.
 
10) Cintai diri sendiri
 
“Cintailah diri kamu sendiri sebelum kamu mencintai diri orang lain”. Jelas daripada maksud sepotong hadis ini, kita dapat memahami bahawa kita perlu mencintai diri sendiri terlebih dahulu berbanding orang lain. Diri kita yang selama ini masih pada tahap lama dalam pekerjaan perlu dipertingkatkan dengan cara yang dinyatakan di atas. Kita perlu memulakan kehidupan kita dengan ceria dan penuh dengan senyuman. 

Sebagai kesimpulannya, tekanan kerja bukanlah satu bebanan yang sukar untuk diatasi. Dengan usaha yang gigih dan kesabaran yang tinggi serta jalan penyelesaian yang jitu, bebanan yang kita alami pastinya akan dapat diselesaikan dengan jayanya.

Selamat mencoba... coba... coba... jangan tak coba...

28.11.11

Haram Philosophy (Geli-Geli)

MENCURI beras dari lori beras yg terbalik- HARAM

MENCURI duit syiling dari van yg kemalangan- HARAM


lori yg bawa babi terbalik- confirm HARAM (tau pulak yg ini.... hehehe)

GAMBAR MENCERITAKAN SEGALANYA